Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Januari 2013

PERAHU KECILKU, Aku dan Cintaku...

Berusaha mengais puing-puing...
Serpihan Sang Perahu yang tlah hancur berkali-kali
Luluh lantak dulunya diterpa badai
Satu, dua kali ia pernah hancur...

Namun...
Ku yakinkan diri...
Insya Alloh ku masih mampu merakitnya kembali...
Ku coba lebih hati-hati merakitnya...
Ku tambal sana sini...

Meski...
Tak seindah dulu lagi...
Tetap ku arungi bahtera ini...
Mendayung dengan perahu kecilku yang tampak lusuh...

Ku coba tanamkan dalam hati...
Syukurku kan membuat ia indah...
Sabarku kan membuat ia sanggup arungi badai besar ini...
Badai besar yang siap tenggelamkan kami...
Jika kami lalai tuk ke tiga kalinya...

Semoga Alloh ta'ala selamatkan perahu kecilku
Hingga ke tepiannya...
Hanya pada-Nya kusandarkan sejuta harap...
Ku gantungkan semilyar impian...
Ku haturkan setriliun doa...
Moga perahu kecilku ini...
Kan berlayar kokoh...
Kibarkan layarnya dengan indah kembali...
Hingga ketepiannya...

dengan ikhtiyarku dan ikhtiyarmu...
dengan tawakalku dan tawakkalmu...
dengan cintaku dan dan cintamu...
dengan bersandar pada satu sandaran...
Ridha-Nya dan Cinta-Nya...
(By: YR)

Sabtu, 05 Mei 2012

Doamu dan KeSholihanmu, bukti Cintamu buat Mama



Obrolan ringan dengan mama lewat telpon.

ibuku: "Tahukah kamu nak kenapa mama begitu sayang kepadamu?"


aku   : "hmm...karena aku anak mama kan...."


ibuku: "ada alasan yang lebih kuat dari itu nak..."


aku   : "apa tuh ma...?"


ibuku: "karena boleh jadi kamulah penyelamat mama di akhirat kelak...."


aku   : "amin..."


ibuku: "tetep jadi anak sholihah ya nak....mama rindukan doamu disana nak...."

“Apabila seorang anak Adam mati maka terputuslah seluruh amalnya kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang selalu mendoakannya.” (Hadits shahih riwayat Muslim).





Rabu, 10 Agustus 2011

Doa Para Perindu Cinta Hakiki


Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Di antara doa Nabi Daud ’alihis-salaam ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.” Dan bila Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengingat Nabi Daud ’alihis-salaam beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi 3412)

jika diambil doanya saja maka begini:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِى يُبَلِّغُنِى حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَىَّ مِنْ نَفْسِى وَأَهْلِى وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

“Ya Allah, aku mohon pada-Mu cinta-Mu dan cinta orang yang mencintai-Mu, amalan yang mengantarkanku menggapai cinta-Mu. Ya Allah, jadikan cinta-Mu lebih aku cintai melebihi cintaku pada diriku sendiri, keluargaku, dan air dingin.”

Semoga kita dijauhkan dari Cinta yang bisa mencelakakan kita sebagaimana disebutkan dalam terjemah ayat dibawah ini, amin...

“Katakanlah: "Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (QS At-Taubah ayat 24)

(dambacinta.blogspot.com)

Jumat, 01 Juli 2011

Doa Untuk Para Perindu Khilafah

"Wahai Pemilik Kerajaan (langit & bumi) (3x)

Ya Allah,
jadikan untuk kami Negara yang Islami lagi mulia,
yang dengannya Engkau muliakan Islam dan umatnya,
dan dengannya (pula) Engkau hinakan kekufuran dan thaghut beserta para pembelanya.

Ya Allah,
jadikan negeri-negeri Muslimin sebuah Khilâfah Râsyidah yang mengikuti metode Nabi-Mu,
yang berlaku di dalamnya hukum-hukum-Mu dan sunnah Rasul-Mu.

Ya Allah,
kasihi kami dengan taufiq dan hidayah.

Ya Allah,
sayangi kami dengan penegakan Khilâfah.

Ya Allah,
kasihi kami dengan penerapan Syarî'ah, dengan kasih sayang-Mu, wahai Dzat yang Paling Pengasih di antara para pengasih, yang Paling Penyayang di antara para penyayang." [ ka]
(dambacinta.blogspot.com)
doa ini dibacakan saat Konferensi Rajab 1432 H di stadion Gelora Delta Sidoarjo tepatnya 26 juni 2011.
mohon untuk diamalkan dan disebarkan.