Tampilkan postingan dengan label untuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label untuk. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 April 2011

Untuk Istri Sholihah


Ketika kutatap wajah istriku, betapa aku sangat bersyukur kepada ALLAH, atas anugerah terbesar yang pernah aku terima.

Seorang wanita yang sederhana, namun keridhoan dan keikhlasannya menerima diriku sebagai suaminya, membuat aku tidak berhenti bahkan tidak akan pernah berhenti bersyukur kepada ALLAH, atas kado pernikahan paling indah yang diberikan oleh NYA kepadaku.


Ketika kutatap wajah istriku,....
betapa besar rasa maluku, karena masih banyak kekurangan pada diriku.

Dan sungguh banyak kelebihannya, yang mungkin aku tidak akan mampu menandinginya.
Seorang wanita yang tegar dan tidak banyak menuntut, kecuali tanggung jawabku sebagai suami, ayah dan imam keluarga.
Dia wanita yang ikhlas menerima segala kelemahan dan kekuranganku, sebagai suami.

Ketika kutatap wajah istriku, ....
betapa bangga dan bersemangatnya diriku, karena dukungannya terhadap perjuanganku untuk terus memperbaiki diri.
Aku memang bukan laki-laki yang sempurna dan dia juga bukan wanita yang sempurna, tetapi ALLAH telah memilihnya untuk menjadi pasangan hidupku dan juga ibu anak-anakku.
Semoga inilih yang terbaik menurut Sang Maha Penentu Takdir.

Ketika kutatap wajah istriku, .....
di saat dia sedang lelap tertidur, tak terasa menetes air mataku,

karena rasa syukur kepada ALLAH atas anugerah terbesar-NYA.

Terlihat wajahnya yang kelelahan, karena harus melayani suami dan anak-anak.
Tapi aku yakin, lewat keikhlasannya, dia akan menjadi wanita yang mampu terus berjuang di jalan ALLAH dengan menjadi istri dan ibu anak-anakku.

Kukecup keningnya, sambil berdoa,

Ya RABB......, jadikanlah dia bidadari syurgaku, sehingga meringankan pertanggungjawaban ku, saat menghadap ENGKAU di Hari Perhitungan kelak. Aamiin.

(duniawanita.org)

Minggu, 17 April 2011

Terima Kasih Istriku Sayang, Maaf Jika Ku Tak Sempurna


Terima kasih, karena engkau telah menjadi istriku
engkau adalah anugerah terindah yang Allah berikan kepadaku
dengan kelebihan pemahaman agama yang kau miliki, kau tak pernah jemu
mendampingi dan mengingatkan diriku selalu
agar tak terjerumus dalam kesalahan yang sama di masa lalu
kau didik anak-anakku

engkau selalu berpesan kepadaku agar selalu mencari nafkah yang halal lagi berkah, karena itu yang kau mau.
"Sayangku , tak mau ada harta syubhat apalagi haram yang akan masuk ke dalam mulut-mulut yang ada di keluarga kita," begitulah pintamu

selalu kuakui,bahwa kau jauh lebih baik dari diri ini. dengan kesabaran yang engkau miliki.

kau telah temani dan iringi aku untuk senantiasa memperbaiki diri.
kau pun selalu berbagi apa yang kau miliki,di sela-sela kesibukan yang harus kau jalani menjadi pejuang Khilafah menjadi "ummun warobbatul baiti"

tanpa bosan, tanpa jemu di setiap hari.
selalui kuakui,dengan kelebihan pengamalan Dakwah yang kau miliki
kau mengingatkanku agar tidak selalu bermalas diri
dalam beramal dan beribadah tuk merengkuh ridho Ilahi
di sepertiga malam terakhir, kau bangunkan aku yang sedang berselimut mimpi.
kau bisikkan ditelingaku agar segera bangkit dan berdiri
tuk tahajjud dan berserah diri

kau pun selalu mengingatkanku agar selalu sholat berjama'ah
dan menemaniku dalam bermuraja'ah
agar hafalanku tidak akan punah
sungguh kau adalah anugerah terindah

Istriku sayang..
Tetaplah disini bersamaku...untuk temani langkahku..
Langkah Dakwah kita sayang..
Jangan pernah lelah untuk mengingatkan aku ketika aku salah ya sayang..
Di sisimu...aku tegar..
ku tegar....

[dambacinta.blogspot.com]