Sejarah mencatat dalam tinta emas, betapa kaum ibu berkualitas telah menjadi penopang tegaknya peradaban mulia.
Puluhan Muslimah berjalan kaki di Tunisia sembari memekikkan 'Allahu Akbar' dengan lantang. Para perempuan berjilbab ini menuntut ditegakkannya syariah dan Khilafah di negaranya yang baru saja terjadi revolusi. Gerakan rakyat yang sukses menumbangkan rezim sekuler-kapitalis, yang menginspirasi makin bergulirnya seruan Khilafah.
Ya, kegagalan sistem kapitalisme dalam menyejahterakan masyarakat dunia, baik Muslim maupun non Muslim semakin nyata. Termasuk kegagalan kapitalisme dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan.
Tuntutan penerapan syariah dan khilafah pun bukan lagi sekadar wacana. Ibarat bola salju, makin besar dan lajunya makin kencang. Tak hanya di Tunisia, tuntutan Khilafah juga menggema di seluruh pelosok dunia. Hanya, media massa tidak menyiarkannya sehingga seolah terdengar samar-samar.
Nah, kaum perempuan turut punya andil dalam menyuarakan wajibnya penerapan syariah dan Khilafah. Apa perannya?






